Melalui konsep entropi, kita diajak memahami bahwa keteraturan bukan keadaan alami, melainkan sesuatu yang harus terus diciptakan.
Dan Ariely menunjukkan bahwa kita tidak selalu rasional, karena pola irasional tersebut muncul secara konsisten, perilaku manusia dapat dipelajari dan diprediksi.
Melalui The Magic of Thinking Big, Schwartz mengajak pembaca melihat bahwa banyak keterbatasan yang selama ini dianggap nyata sebenarnya berasal dari cara berpikir yang terlalu kecil.
Law of Attraction sering dipahami hanya sebagai teknik mendapatkan apa yang diinginkan. Padahal gagasan ini sebenarnya berbicara tentang hubungan antara pikiran, emosi, perhatian, dan kondisi psikologis manusia. Artikel ini mengacu pada pemikiran Andrew Kap dalam bukunya The Last Law of Attraction Book You'll Ever Need To Read mengenai bagaimana keadaan batin manusia memengaruhi pengalaman hidup.
Identitas manusia tidak sepenuhnya permanen. Melalui neuroplasticity, otak memiliki kemampuan untuk membangun ulang koneksi saraf berdasarkan pikiran, tindakan, emosi, dan pengalaman yang terus diulang.
Selubung mielin atau Myelin menentukan seberapa cepat dan akurat otak memproses informasi. Struktur biologis ini bekerja diam-diam di balik setiap gerakan, keputusan, dan kemampuan belajar manusia, serta terus berkembang seiring pengalaman dan aktivitas.